Diversifikasi Produk Anda Dengan Mesin Pengemas Gula Pasir Renceng

Diversifikasi produk salah cara untuk mendapatkan konsumen baru.Membuat beberapa ukuran kemasan produk membuat konsumen punya banyak pilihan. Banyaknya pilihan produk tentu saja berpotensi untuk menambah market baru. Produk gula kemasan misalnya. Selama ini kita sudah sangat familiar dengan kemasan gula kiloan. Mengemas gula dengan kemasan sachet kecil merupakan salah satu cara untuk mendapatkan konsumen baru. Konsumen yang tidak mampu membeli gula kemasan besar. Atau konsumen yang lebih memilih kemasan kecil agar lebih praktis. Namun anda tidak perlu khawatir untuk membuat kemasan sachet yang kreatif dan modern. Dengan mesin pengemas gula pasir renceng membuat kemasan gula sachet Anda jadi lebih mudah dan praktis.

Alat pembungkus gula pasir berfungsi untuk mengemas berbagai produk gula dalam kemasan sachet secara otomatis dengan sistem renceng. Membuat kemasan sistem renceng berbeda dengan sistem kemasan langsung putus. Ada tambahan fitur pada mesin kemasan gula sachet yang digunakan. Namun jika sudah menggunakan sistem renteng kita dapat mengatur kemasan menjadi putus.

Beberapa ukuran kemasan gula yang banyak beredar di pasaran antara lain : ukuran kemasan gula 1000 gram, 500 gram, 250 gram dan ada pula gula 8 gram yaitu gula sachet atau gula stick. Kemasan gula dengan kemasan sachet ini dapat dikemas dengan menggunakan mesin packing gula renteng.

Untuk produk ukuran kemasan besar biasanya tidak menggunakan sistem renceng. Sistem renceng bertujuan untuk memudahkan perhitungan produk ketika akan dikemas. Selain itu agar produk kemasan mudah di display. Itu sebabnya kemasan produk tidak boleh terlalu besar atau berat. Agar pada saat didisplay kemasan mampu menahan beban isi produk.

Berikut ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika memilih kemasan sistem renceng :

1. Ukuran kemasan produk

Sebelum menentukan jenis kemasan, sebaiknya tentukan terdahulu ukuran kemasan produk yang akan dikemas. Apakah kemasan produk yang digunakan besar atau kecil. Untuk kemasan produk berukuran besar biasanya tidak perlu menggunakan sistem renceng. Produk yang berukuran besar atau berat biasanya tidak didisplay dengan cara digantung. Cukup dipajang di estalase atau tempat khusus.

Jika ukuran kemasan produk kecil atau ringan dapat menggunakan sistem kemasan renceng. Mesin pengemas gula pasir dengan mudah mengatur jumlah renceng yang anda tentukan. Sistem renceng dapat diatur seberapa banyak renceng yang kita tentukan. Misalnya jumlah renceng 10 kemasan, 12 kemasan atau jumlah lainnya sesuai kebutuhan anda.

2. Jenis kemasan produk yang akan dikemas

Ada beberapa jenis kemasan gula yang ada di pasaran. Model kemasan gula yang ada dipasaran antara lain : model kemasan standing pouch, pillow pack atau bantal. Atau model kemasan sachet kecil. Jika kemasan sachet berukuran kecil bisa dibuat kemasan dengan sistem receng. Sementara kemasan berukuran besar kurang ideal menggunakan sistem renceng. Untuk mengemas produk gula kemasan sachet, akan sangat lebih menarik jika dikemas dengan model kemasan sachet sistem renteng.


Packaging produk gula yang menarik dan unik dapat meningkatkan nilai jual gula kemasan anda. Produk gula yang sama dengan kemasan produk yang berbeda, harganya bisa beda. Packing produk yang mampu memikat konsumen mempunyai nilai jual yang tinggi. Jadi Anda tidak khawatir untuk membuat kemasan sekeren mungkin. Agar produk gula anda diterima pasar dengan baik.

Demikian beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam membuat kemasan model sachet. semoga informasi ini bermanfaat untuk anda. Jika anda ingin berkonsultasi mengenai mesin packaging sachet, silahkan hubungi Aneka Mesin. Produsen mesin pengemas otomatis Handal dan Tangguh.

Tinggalkan komentar