Informasi Mesin, Peluang Bisnis

Bisnis Garam Beryodium, Mau Coba?

Bisnis Garam Beryodium Peluangnya Menjanjikan, Mau Coba

Bisnis garam beryodium saat ini makin banyak dilirik oleh pelaku usaha. Baik itu pemula atau pun pelaku usaha yang sudah berpengalaman. Memulai bisnis garam beryodium adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Peluang usaha untuk bisnis garam ini juga semakin terbuka lebar. Mengingat garam adalah salah satu kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Bisnis garam beryodium bisa menghasilkan omset hingga mencapai angka ratusan juta rupiah tiap tahunnya. Garam adalah bahan pokok yang digunakan tiap rumah tangga sebagai bahan penamnah rasa asin untuk olahan makanan. Rasanya sudah bisa dipastikan kalau garam itu wajib selalu ada di setiap dapur orang Indonesia.

Garam bukanlah bahan makanan yang sepele karena ketersediaannya pernah mengalami kelangkaan bahkan mengalami kenaikan harga. Sebab garam termasuk dalam komoditas yang tidak akan pernah kehilangan pasar. Terutama kebutuhan pasar untuk garam yang beyodium dimana selalu mengalami kenaikan.

Garam Beryodium

Sejak tahun 1924 yodium telah ditambahkan pada olahan garam. Jenis garam beryodium berfungsi untuk mencegah terjadinya penyakit gondok. Penyakit gondok adalah terjadinya pembesaran kelenjar gondok yang letaknya ada di area leher seseorang. Seseorang yang mengidap penyakit gondok adalah mereka yang kekurangan zat yodium dimana kelenjar akan membengkan karena berusaha untuk mencari asupan makanan yang mengandung yodium.

Yodium merupakan komponen mineral dari hormon tiroksin yang bertanggung jawab untuk mempertahankan laju metabolisme tubuh. Zat yodium tidak disintesis dalam tubuh dan didapat dari makanan. Kandungan yodium alami terdapat pada makanan laut atau makanan yang diproduksi dari tanah yang dulunya dasar lautan. Menurut National Institutes of Health gondok telah menjadi penyakit endemik di beberapa wilayah Amerika Serikat seperti the Great Lakes, Appalachians, dan Northwestern. Ketiga wilayah tersebut dikenal sebagai jalur penyakit gondok.

Sebagai upaya untuk mengatasi pencegahan penyakit gondok dengan yodium adalah dengan memperkenalkan garam beryodium kepada orang-orang yang sedang diet dan yang tinggal di pedalaman, daerah dataran tinggi dimana yodium akan sulit didapatkan.

Pemerintah Amerika Serikat pada masa itu pun mulai menyuplai garam beryodium dengan jumlah besar yang kemudian bisa mengatasi untuk menghilangkan endemik gondok dalam waktu yang singkat. Dengan takaran ¼ sendok garam beryodium bisa mencukupi atau memenuhi 47% dosis yang diperlukan oleh tubuh. Kandungan yang ada di dalam ¼ sendok teh garam beryodium artinya sama dengan 71 mgc.

Menurut National Bureau of Economic Research kekurangan yodium bagi tubuh akan menimbulkan penyakit gondok dan yodium juga berfungsi sebagai penghalang untuk terjadinya keterbelakangan mental pada seseorang. Ada penelitian yang menyebutkan bahwa yodium bisa meningkatkan IQ ketika dikonsumsi dengan takaran yang pas.

Peraturan Pemerintah Tentang Garam Beryodium

Di sekitar tahun 90-an Indonesia pernah berhadapan dengan kampanye internasional untuk memerangi Iodine Deficiency Disorder (IDD) atau Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKI). Pada masa itu mendorong pemerintah yang pada akhirnya menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69 Tahun 1994 tentang Pengadaan Garam Beryodium. Kebijakan ini mengatur tentang garam yang dapat diperdagangkan untuk keperluan konsumsi manusia atau ternak, pengasinan ikan atau bahan penolong industri pangan. Jenis garam yang digunakan adalah garam beryodium yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan terlebih dahulu diolah melalui proses pencucian dan iodisasi.

Garam beryodium juga wajib dikemas dan diberi label sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 42/M-IND/PER/11/2005 tentang persyaratan teknis pengolahan, pengemasan, dan pelabelan garam beryodium.

Berdasarkan kebijakan ini, pengadaan garam beryodium harus memenuhi beberapa syarat sebagai berikut.

  1. Garam yang dapat diperdagangkan untuk keperluan konsumsi manusia atau ternak, pengasinan ikan atau bahan penolong industri pangan adalah garam beryodium yang telah memenuhi SNI.
  2. Garam beryodium yang diperdagangkan wajib dikemas dan diberi label.

Saat ini pemerintah juga telah membuat aturan tentang perlindungan masyarakat terkait produksi garam bedyodium untuk menekan angka impor garam beryodium yang berkualitas. Maka dari itu masih terbuka lebar peluang bisnis garam kemasan yang bisa dimanfaatkan. Sebab permintaan pasar akan garam beryodium yang berkualitas selalu mengalami kenaikan. Jika Anda tertarik untuk memulai bisnis garam kemasan yang sudah tentu beryodium maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Memulai Bisnis Garam Beryodium

  1. Modal Usaha

Dalam bisnis garam kemasan ini modal yang dibutuhkan tergantung pada tingkatan level bisnis yang akan dijalankan. Ketika akan menjadi pemasok garam tentu memerlukan modal relatif lebih besar dibanding dengan menjadi distributor garam.

  1. Lokasi

Tentukan lokasi yang strategis yaitu lokasi yang mudah diakses kendaraan untuk keperluan distribusi. Misalnya Anda berminat untuk menjadi pemasok garam kemasan maka pilihlah lokasi pabrik yang berdekatan dengan laut. Atur juga mengenai ketersediaan akses kendaraan menuju pabrik.

  1. Menjalin Kerjasama

Apabila Anda ingin menjadi distributor garam kemasan dengan kualitas terbaik maka jalinkan kerjasama dengan suplier besar, terpercaya, dan pastinya memiliki izin resmi. Keluarkan kemampuan negosiasi terbaik Anda untuk bisa memperoleh harga garam kemasan yang lebih murah. Supaya keuntungan yang didapatkan juga akan menyesuaikan.

  1. Bahan Baku Berkualitas

Kalau Anda ingin menjadi distributor garam mungkin akan lebih mudah untuk mencari pemasok yang memang sudah terbukti kualitas garamnya. Tapi untuk menjadi pemasok garam punya pekerjaan yang lebih. Pastikan bahan baku garam yang Anda produksi berkualitas dan memenuhi persyaratan produk garam beryodium sesuai peraturan pemerintah.

  1. Kelengkapan Peralatan

Ketika Anda ingin menjadi pemasok garam dengan membuat pabrik garam tentu kelengkapan peralatan harus diperhatikan. Mulai dari kelengkapan mesin untuk proses pengolahan garam sampai mesin pengemas garam yang berkualitas.

Manfaat Mesin Pengemas Garam

Berkaitan dengan mesin pengemas garam, Aneka Mesin bisa menjadi partner Anda untuk bisa menghasilkan produk garam beryodium kemasan yang berkualitas. Banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika menggunakan mesin pengemas garam untuk menghasilkan produk garam kemasan dengan kualitas terbaik.

  1. Pengemasan Otomatis

Sudah tidak perlu lagi melakukan pengemasan garam dengan cara manual. Menguunakan mesin pengemas garam akan memerlukan waktu yang lebih singkat. Proses akan dikerjakan mesin dengan cepat mulai dari menimbang isi dalam satu kemasan garam hingga proses mengelem kemasan.

  1. Hasil Kemasan Rapi

Ketika garam dikemas menggunakan mesin kemasan, hasilnya akan rapi. Kemasan yang rapi akan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu kemasan garam juga akan kuat dan minim dari kerusakan produk saat proses distribusi sampai ada di tangan konsumen. Kemasan yang rapi dan kuat juga akan menjaga produk garam tetap steril karena tidak mudah kemasukan udara atau benda asing dari luar.

  1. Tepat dan Cepat

Mesin pengemas garam akan bekerja secara otomatis. Maka dari itu proses pengemasan akan berjalan dengan cepat. Selain itu juga tepat karena tidak memerlukan proses penghitungan ulang secara manual. Pada mesin sudah ada kelengkapan penghitung otomatis untuk jumlah produk yang telah berhasil dikemas.

Itulah peluang usaha bisnis garam beryodium yang bisa Anda manfaatkan dan kembangkan untuk mendatangkan keuntungan yang menjanjikan. Sebab sudah ada banyak pelaku usaha bisnis garam yang sukses karena bisa memanfaatkan peluang yang ada. Jika Anda ingin bertanya atau berkonsultasi seputar mesin pengemas garam silakan isi kolom komentar di bawah ini atau bisa juga dengan menghubungi kontak Whatsapp kami di bawah ini.