Bone Bolango Genjot Pengembangan Produksi Gula Aren

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango terus mengembangkan kualitas produksi gula aren dan gula semut Bulango Ulu. Camat Bulango Ulu, I Wayan Ranawa, di Bulango, Kamis, mengatakan saat ini produksi gula aren dan gula semut telah mendapat perhatian dari pemerintah dengan pembuatan Unit Pengelola Terpadu (UPT) di Desa Mongiilo Induk.

Bahkan pemerintah setempat telah membuat Unit Pengelola Terpadu Aren yang dilengkapi dengan gedung bahan baku, produksi, promosi serta pengemasan produk. “Pengelolaannya oleh UPT dan pemerintah juga telah membuat 15 percontohan bagaimana mengelola gula aren agar lebih higienis, karena selama ini pembuatan gula masih secara tradisional,” ungkapnya.

Selain itu pemkab juga berusaha meningkatkan kualitas gula agar harga jual dapat meningkat di pasar lokal, nasional dan internasional. “Gula aren produksi Bulango Ulu dijual dengan harga Rp15 ribu/kilogram sedangkan gula semut Rp25 ribu per kilogram, namun bisa berubah tergantung situasi pasar,” ujarnya.

Upaya pemkab saat ini dengan melakukan promosi hingga keluar daerah tentang mutu dan manfaat dua produk lokal ini, termasuk mendapatkan izin produksi. Petani juga diberikan pelatihan dan fasilitas alat-alat teknologi yang nantinya mendukung usaha-usaha itu. Selain itu Bupati Bone Bolango, Hamim Pou telah memperkenalkan produk gula aren Bulango Ulu dan varian kopi Pinogu Gabulu hingga ke Belanda dan Turki. Karena komoditi gula semur atau gula aren sangat digemari oleh orang- orang Eropa. Demand dari Eropa belum bisa dipenuhi oleh supply dari Indonesia.

Kondisi tersebut diatas merupakan potensi yang luar biasa bagi industri gula semut Bone Bolango pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, yang tidak boleh dilewatkan,dan tentunya harus digarap dengan serius.

Kesimpulannya adalah gula semut adalah komoditi andalan baru dari Indonesia,walaupun sebenarnya bukan produk baru ,karena gula semut adalah produk warisan leluhur,yang sudah ratusan atau ribuan tahun ada.

Gula semut sekarang mudah dijumpai dipasaran,biasanya dikemas dalam kemasan stick,sachet,maupun standing pouch. Untuk mengemasnya juga sudah ada mesin yang memudahkan,yaitu mesin pengemas gula semut .

Sumber

Tinggalkan komentar